Jumat, 07 Januari 2011

Pria Indonesia Masuk Kategori Ereksi Jenis Sosis


Kepuasan seksual sering dikaitkan dengan masalah ereksi yang berimplikasi pada kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga. Dari hasil survei banyak pria di Indonesia yang tidak menyadari bahwa dirinya termasuk 'sosis man'.

Fakta ini berdasarkan survei Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness (AP SHOW) yang dilakukan di 13 negara terhadap 2016 pria dan 1941 wanita. Di Indonesia sendiri dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2008 pada 578 pria dan wanita.

Dari hasil survei diketahui bahwa 1 dari 4 pria percaya bahwa kekerasan ereksi yang dialaminya masih kurang optimal dan tergolong dalam Erection Hardness Score (EHS) level 3, sehingga diberi julukan 'sosis man'.

Erection Hardness Score (EHS) adalah tes mandiri yang sederhana, tervalidasi dan menunjukkan kelas kekerasan ereksi dengan ukuran berskala 4.

EHS digolongkan menjadi 4 grade, yaitu:

1. Grade 1: Penis bisa membesar tapi tidak mengeras, yang diibaratkan seperti 'tapai'. Grade ini termasuk pada disfungsi ereksi berat.
2. Grade 2: Penis keras namun tidak cukup keras untuk penetrasi, yang diibaratkan seperti 'pisang'. Grade ini termasuk disfungsi ereksi sedang.
3. Grade 3: Penis cukup keras untuk penetrasi namun tidak sepenuhnya keras, yang diibaratkan seperti 'sosis'. Grade ini termasuk suboptimal atau disfungsi ereksi ringan.
4. Grade 4: Penis keras seluruhnya dan tegang sepenuhnya, yang diibaratkan seperti 'timun'. Grade inilah yang diharapkan pada pria, sehingga bisa mendapatkan kepuasan seksual kedua pasangan.


"Banyak pria di Indonesia mengalami kekerasan ereksi yang tidak optimal (EHS 3) namun tidak menyadarinya karena masih dapat melakukan hubungan seksual," ujar Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, FAACS, Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), dalam acara konferensi pers peluncuran kompetisi 'Indonesia SweetHard', di Djakarta Theatre Building, Jakarta, Rabu (9/6/2010).

Padahal, menurut Prof Wimpie yang juga merupakan pengajar di Bagian Andrologi dan Seksologi, Pusat Studi Anti-Aging Medicine Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, kondisi tersebut dapat dengan mudah dideteksi dan disembuhkan. Hal ini sebenarnya bisa menjadi masalah dalam rumah tangga bila tidak segera diatasi.

Dari hasil survei AP SHOW menyebutkan bahwa terdapat korelasi antara kekerasan ereksi dan kualitas hidup. Semakin tinggi kepuasaan pria dan wanita dengan kekerasan ereksi, semakin tinggi pula kepuasan seksual, kehidupan cinta dan kualitas hidup secara keseluruhan, kebahagiaan dalam hidup berkeluarga dan dalam peran individu sebagai suami atau istri.

Penelitian AP SHOW juga menunjukkan bahwa pria dengan kekerasan optimal (EHS skala 4) lebih sering melakukan hubungan seksual, dan lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan, dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai EHS skala 3 atau suboptimal.

Namun, kebanyakan pria dengan kekerasan ereksi tidak optimal (EHS 1-3) merasa tertekan, malu dan khawatir untuk mencari pengobatan disfungsi ereksi. Pria-pria tersebut malah mencari pengobatan sendiri tanpa konsultasi dokter, dan hal itu justru dapat memperparah kondisi mereka.

Dengan banyaknya pengetahuan yang diperoleh, diharapkan pasangan suami istri tidak takut atau malu lagi untuk berkomunikasi dengan pasangan dan berkonsultasi kepada tenaga ahli, khususnya kepada seksolog dan androlog apabila memiliki masalah ereksi.

Sebenarnya, mayoritas pria dengan EHS 3 (sosis man) atau sekitar 91 persen ingin meningkatkan kepuasan seksualnya. Bahkan tidak hanya pria, pasangan wanitanya pun ingin mendapatkan kepuasan tersebut.

Dengan pengobatan disfungsi ereksi yang efikasinya (manfaat) telah terbukti secara klinis, dapat memberi kualitas ereksi yang lebih baik.

Efikasi yang terbukti klinis dimaksudkan dengan pengobatan yang dapat bekerja setiap saat, memberi ereksi yang kuat dan tahan lama, serta memberi kepuasan diri dan pasangan, sehingga kehidupan seks pun akan berjalan lebih baik

sumber detikHealth.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Artikel Yang Berkaitan!



Image

FOREDI GEL (Khusus Pria - Pemakaian Luar) merupakan ANTISEPTIK untuk melindungi dari jamur maupun bakteri berbahaya sekaligus Mengatasi ejakulasi dini yang berkhasiat memperpanjang durasi hubungan suami istri atau tahan lama (berkhasiat 5-8 jam, dahsyat!), direkomendasikan Boyke Dian Nugraha. Lebih lengkap tentang FOREDI serta cara membeli : Beli Foredi

Image
Tissue Majakani (Khusus Wanita Pemakaian Luar) direkomendasikan Boyke Dian Nugraha (pakar kesehatan reproduksi) ini untuk menjaga kesehatan organ intim wanita, sekaligus mengesatkan dan membuat bagian paling pribadi wanita tersebut lebih wangi. Lebih lengkap tentang Tisu Majakani dan Cara Membeli: Beli Tisu Majakani
Image
GASA (Kapsul Herbal Gagah Perkasa) adalah 100% produk herbal, menjadi solusi bagi anda yang membutuhkan produk herbal "keperkasaan pria" yang AMAN, LEGAL & BERKUALITAS TINGGI! GASA untuk atasi DISFUNGSI EREKSI (DE), IMPOTENSI & tingkatkan LIBIDO pria. membuat Pria "di kagumi" di mata istri, Lebih lengkap tentang GASA dan Cara Membeli: Beli Gasa
Image
LadyFem (Kapsul Herbal Khusus Wanita) fungsinya mengembalikan sistem kerja organ intim wanita, merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dengan cara aman & membuat aromanya harum & segar! Sangat bagus dikombinasikan dengan Tissue Double Majakani. Lebih lengkap tentang LadyFem dan Cara Membeli: Beli LadyFem
 

Foredi Shop. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com